Berbagai keutamaan,
kemuliaan dan keberkahan 10 hari di akhir bulan suci ramadhan, baik yang
dijelaskan dalam al-qur’an dan Hadits. Jangan sampai hal itu membutakan atau
menodai niat ikhlas dalam beramal. Ikhlas dalam melaksanakan amal ibadah kepada
allah swt merupakan sebuah keharusan atau kewajiban atas setiap muslim. Mengapa
kita harus ikhlas? Lantas, kalau kita tidak ikhlas, apa pengaruhnya dalam
ibadah kita? Untuk menjawab pertanyaan tersebut. Mari kita simak ayat berikut
ini yang kami lengkapi dengan tafsir pada ayat berikut yang terdapat dalam Surat
Al-Mulk ayat 2 :
Artinya : “(Allah) yang menciptakan kematian dan
kehidupan untuk menguji kalian siapakah yang paling baik amalnya ”
Imam fudhail bin iyadh menafsirkan ahsanu ‘amalan dengan kata-katanya “jika
kita beramal dengan ikhlas tapi dengan cara yang tidak benar, niscaya tidak
akan diterima. Demikian pula jika kita beramal dengan benar tapi tidak dengan
ikhlas juga tidak akan diterima. Jadi, kita harus beramal dengan benar dan
ikhlas agar diterima oleh allah swt amiin”.
Ikhlas secara linguistik dapat
diartikan sebagai kemurnian, artinya tidak tercampur dengan sesuatu apapun. Adapun
secara terminologi, ikhlas diartikan sebagai melakukan amalan dengan memurnikan
maksud hanya tertuju pada allah swt semata. Secara komprehensif penjelasan
mengenai ikhlas ini juga dapat kita temukan pada do’a iftitah. Biasanya do’a
tersebut kita baca pada saat kita memulai shalat, yang dibaca seusai takbiratul
ihram dalam shalat. Bahwasanya totalitas dalam segala aspek kehidupan kita
harus tertuju pada ilahi.
Menghidupakan malam 10 terakhir di bulan
suci ramadhan dengan melakukan berbagai amalan, akan menjadi lebih efektif
kalau kita tetap dalam koridor keikhlasan. Aggap saja, apapun yang menjadi
balasan dan segala keutamaan atas ibadah kita menjadi hadiah atau bonus yang
diberikan kepada kita. Namun, hal itu bukan menjadi tujuan atau landasan semata
dalam melaksanakan ibadah. Mudah-mudahan tulisan yang sangat singkat ini
bermanfaat bagi kita semua dan menjadi hamba allah swt yang mukhlisin amii..






0 komentar:
Posting Komentar